Minggu, 03 Februari 2013

Manchester City 2-2 Liverpool

Kedua tim saling berbalas keunggulan hingga akhirnya harus puas dengan skor sama kuat.


Manchester City harus puas bermain sama kuat 2-2 saat menjamu Liverpool dalam pertandingan seru lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (3/2) malam.

Seakan tak mau membuang waktu, City langsung berinisiatif menyerang. Tendangan keras David Silva dari jarak 20 yard ditepis Pepe Reina ke atas mistar.  Reina sempat kewalahan menghalau tendangan penjuru, beruntung masih ada Jordan Henderson yang membersihkan ancaman lawan.

Liverpool banyak memainkan serangan-serangan cepat melalui sayap. Taktik ini tidak banyak merepotkan pertahanan City hingga 15 menit pertama pertandingan. Namun, ancaman sungguhan hadir ketika Daniel Sturridge memberikan umpan terobosan kepada Glen Johnson. Joe Hart berhasil dikecoh, tetapi masih ada Pablo Zabaleta yang melakukan tekel guna menyelamatkan gawangnya.

Peluang itu menghidupkan permainan Liverpool. Luis Suarez mulai terpanggil untuk beraksi ketika dua kali pergerakannya merepotkan City. Saat asyik menekan, gawang Reina justru bergetar pada menit ke-23. Pertahanan Liverpool yang terbuka dimanfaatkan Silva untuk memberikan bola kepada James Milner. Umpan rendah Milner kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Edin Dzeko di mulut gawang.

Sturridge mampu menyamakan kedudukan enam menit berselang. Tendangan kerasnya dari tepi kotak penalti tak mampu dihadang Joe Hart. Ketika Sturridge menolak merayakan gol demi menghormati bekas klubnya, para pemain tuan rumah memprotes wasit karena tidak menghiraukan Dzeko yang terjatuh karena cedera. Gol ini menjadi yang pertama bersarang di gawang City tahun ini.

Pertahanan Liverpool kian solid usai gol Sturridge. Duet Steven Gerrard dan Lucas Leiva di lini tengah mampu mengimbangi permainan kombinasi David Silva dan Sergio Aguero. Kesalahan Zabaleta memberikan umpan balik kepada Hart bahkan nyaris menyebabkan gol cuma-cuma. Beruntung bola meleset tipis di samping tiang. Kedudukan tetap 1-1 saat turun minum.

Liverpool memanfaatkan momentum dengan terus melancarkan tekanan. Permainan bersemangat ini malah berujung dua kartu kuning beruntun di awal babak kedua. Sturridge diberi peringatan wasit karena melakukan simulasi di kotak penalti City, sedangkan Jamie Carragher bernasib serupa setelah menggasak Sergio Aguero.

Upaya City mengimbangi tekanan lawan adalah dengan memasukkan Aleksandar Kolarov untuk menggantikan Matija Nastasic. Tuan rumah pun meraih kesempatan mengembalikan keunggulan setelah sejam pertandingan. Aguero melejit melewati kawalan Jose Enrique dan merambah kotak penalti Liverpool. Ketika berupaya melewati hadangan Daniel Agger, Aguero terpeleset sehingga hilang sudah peluangnya.

Menit 73, Gerrard membuat pendukung tim tandang bersorak. Menyambut bola sapuan Clichy, sang kapten melepaskan tembakan setengah voli dari jarak 25 yard ke pojok kanan gawang Hart.

Keunggulan itu hanya bertahan enam menit. Aguero berhasil memanfaatkan umpan panjang Gareth Barry untuk menyamakan kedudukan. Upaya Reina menutup ruang tidak membuahkan hasil karena tindakan itu justru membiarkan gawangnya melompong tanpa kawalan.

Kedudukan imbang kian menggenjot semangat City untuk mengemas hasil maksimal. Kemenangan sangat dibutuhkan pasukan Roberto Mancini untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen. Upaya itu mendapat perlawanan dari Liverpool. Sturridge nyaris mengubah lagi papan skor setelah tendangan kerasnya harus dihentikan Hart sambil menjatuhkan diri.

Hingga lima menit tambahan waktu berakhir, kedua tim tetap bermain sama kuat sehingga harus puas dengan perolehan satu poin. City kini tertinggal sembilan poin di belakang Manchester United di klasemen, sedangkan Liverpool berada di peringkat tujuh dengan 36 poin dalam 25 pertandingan.

Jumat, 01 Februari 2013

Ferrari Luncurkan F138

Ferrari Luncurkan F138


Gettt Images
 
Maranello - Mobil andalan Ferrari untuk bertarung di musim balap 2013 sudah resmi diluncurkan. Mengusung nama F138, 'Kuda Jingkrak' terbaru ini diharapkan bisa mengantar mereka jadi juara dunia lagi.

Ferrari meluncurkan F138 di markas mereka yang terletak di Maranello, Jumat (1/2/2013) sore WIB. Seperti diberitakan sebelumnya, nama F138 dipilih dari perpaduan tahun 2013 dan konvigurasi mesin V8, yang musim ini digunakan untuk kali terakhir.

Dalam pernyataan resminya Ferrari menyebut F138 sebagai sebuah evolusi dari mobil mereka di musim sebelumnya, F2012, meski mereka masih mempertahankan sistem suspensi pullrod di bagian depan dan belakang. Demikian diberitakan Autosport.

Perubahan dilakukan Ferrari pada bagian belakang, yang kemudian mempengaruhi lay out sistem pembuangan. Aliran masuk udara di atas kokpit serta pada bagian sidepod juga mengalami revisi demi meningkatkan aerodinamis mobil.

"Yang menjadi tujuan utama adalah kami harus bisa secepatnya menciptakan mobil yang kompetitif untuk pebalap-pebalap kami. Sayangnya dalam beberapa tahun terakhir, apa yang kami dapat di musim dingin (saat pengembangan) tak bisa langsung bisa berada dalam performa top," sahut bos tim Ferrari Stefano Domenicali.

Meski bisa bersaing dengan Red Bull hingga seri terakhir, Ferrari telat panas di musim 2012 lalu dan punya performa naik-turun di beberapa seri awal. Kondisi inilah yang coba dihindari di musim ini.

F138 dikembangkan Ferrari di windtunnel milik Toyota yang terletak di Cologne, Jerman, menyusul renovasi yang tengah dilakukan pada windtunnel milik mereka sendiri.