Banyak orang yang memiliki panggilan atau julukkan untuknya. Namun apapun panggilan atau julukkannya, satu yang pasti ia adalah legenda bukan hanya bagi Manchester United, namun legenda bagi sepakbola dunia.
Manajer yang telah membawa Manchester United meraih 38 trofi ini akhirnya memutuskan untuk pensiun. Tentu ini bukanlah kabar yang menggembirakan bagi fans Manchester United karena Sir Alex telah menjadi figur yang selama ini sangat di hormati dan sudah sangat melekat sebagai image klub.
Tentu akan terasa aneh untuk tidak melihat Sir Alex Ferguson berada di pinggir lapangan. Semua fans pasti akan sangat merindukan hal itu.
Di balik kesuksesannya kini, Sir Alex harus menempuh jalan yang terjal di awal-awal karirnya sebagai Manajer Manchester United bahkan fans pernah meminta manajemen untuk memecatnya karena tidak kunjung membawa Manchester United meraih gelar.
Sir Alex resmi menjadi manajer Manchester United tanggal 6 November 1986 menggantikan Ron Atkinson. Bergabung ke Manchester United dari Aberdeen, Sir Alex memiliki misi, yaitu melewati rekor gelar liga milik Liverpool sebanyak 18 gelar.
Sir Alex Ferguson meraih trofi pertamanya setelah 4 tahun dan meraih trofi liga pertamanya setelah 7 tahun. Meskipun pada perjalannya, Sir Alex sempat di ragukan karena banyak membawa pemain muda ke dalam skuad utama, para pemain muda, seperti David Beckham, Paul Scholes, Gary Neville, Phil Neville, dan Ryan Giggs atau lebih di kenal dengan Class of 92’ justru membawa Manchester United meraih gelar demi gelar.
Juara tiga musim berturut-turut, Treble Winners tahun 1999, hingga puncaknya melewati perolehan gelar liga milik Liverpool di tahun 2011. Suatu hal yang telah dijanjikan oleh Sir Alex ketika pertama kali menangani Manchester United. Total Sir Alex telah membawa Manchester United meraih 38 trofi dalam 36 tahun.
Selain kesuksesannya yang sungguh luar biasa, Sir Alex juga di kenal tidak takut untuk menjual pemain-pemain bintang, seperti Peter Schmeichel, David Beckham, Roy Keane hingga Cristiano Ronaldo. Baginya klub memiliki kedudukan lebih tinggi daripada pemain. Klub lebih besar daripada pemain.
Kini Sir Alex telah menunjuk suksesornya sendiri, yaitu manajer Everton David Moyes. Hubungan Negara yang sama-sama berasal dari Skotlandia sepertinya menjadi salah satu alasan, namun yang terpenting dari penunjukkan Moyes adalah ia di kenal mampu membuat Everton selalu stabil setiap musimnya, meskipun belum pernah membawa Everton meraih juara apapun, Moyes berhasil membuat Everton menjadi tim yang mampu bersaing dengan tim-tim besar dengan dana yang tidak seberapa.
Selain itu, komitmennya untuk membawa pemain muda ke dalam skuad utama juga menjadi salah satu alasan kuat mengapa Sir Alex memilihnya.
Terima kasih Sir Alex, terima kasih atas semua yang telah kau berikan selama hampir 27 tahun menangani Manchester United. Kami semua akan selalu merindukan kehadiranmu di pinggir lapangan Old Trafford. #thankyousiralex
- United Army Lampung









